Sudah sejauh mana upaya Anda untuk memberikan jaminan keamanan kepada para pengunjung website dan pelanggan? Setiap transaksi yang dilakukan pada website Anda harus aman karenan hal tersebut akan berpengaruh pada kepercayaan pengunjung. Anda bahkan bisa mengkonversi pengunjung menjadi pelanggan tetap jika mereka bisa percaya pada Anda sepenuhnya. Jika Anda mulai memperhatikan pentingnya keamanan data sensitif yang diberikan oleh para pengunjung website, Anda kini bisa membeli Sertifikat SSL.

Meskipun pemasangan Sertifikat SSL bukanlah satu-satunya cara untuk mengamankan website, namun belakangan ini, semakin banyak pemilik website dan pemilik bisnis online yang menginginkan tingkat keamanan yang lebih. Oleh karena itu, mereka memilih SSL meskipun mereka harus mengeluarkan sejumlah uang. Saat ini, banyak juga produk SSL yang cukup terjangkau yang memang dibuat untuk semua kalangan sehingga bisnis kecil dan menengah bisa membelinya. Masalah keamanan dan celah keamanan selalu sama meskipun jenis dan ukuran bisnis yang Anda dan orang lain jalankan mungkin saja berbeda.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu apa itu Sertifikat SSL dan mengapa setiap website membutuhkan sertifikat tersebut. Secure Socket Layer (SSL) adalah jenis keamanan digital yang mengizininkan komunikasi dienkripsi diantara website dan web browser. Jika website Anda menggunakan SSL, maka Anda bisa menggunakan protokol https untuk koneksi yang lebih aman. SSL juga mengamankan data pada transmisi email.

Sebelum melakukan transmisi melalui internet, data terlebih dahulu dienkripsi oleh SSL Certificate sehingga bisa dikodekan hanya oleh server yang mana Anda benar-benar mengirimkannya sendiri. Ini merupakan jaminan bahwa informasi yang dikirimkan ke situs web tidak akan rusak ataupun dicuri oleh pihak yang tidak mempunyai kepentingan.

SSL Certificate harus dipasang pada server dimana website nama domain dijalankan. SSL bekerja dengan cara mengunci cryptographic key ke informasi perusahaan yang hendak diidentifikasi. Selalu proses transfer, data dienkripsi dengan baik. Hal ini yang akan menyulitkan pihak ketiga untuk masuk dan mencuri informasi yang sensitif.

Selain dari penggunaan kunci privasi dan kunci publik, Sertifikat SSL juga memiliki session key untuk setiap secure session yang unik. Browser akan membuat koneksi setelah pengunjung mengetikkan alamat URL yang diamankan oleh SSL ke kolom web browser atau membuka halaman yang sudah dilindungi.

Kunci pribadi (private key) dan kunci public (public key) diguanakan untuk membuat session key selama koneksi awal. Kemudian kunci pribadi digunakan untuk mengenkripsi sedangkan kunci publik diguanakan untuk mendekripsi data yang sedang ditransfer. Meskipun session key hanya bisa digunakan di session tertentu dan tetap valid untuk waktu yang terbatas.

Untuk mengetahui apakah Sertifikat SSL dipasang pada sebuah situs, Anda bisa melihat ikon gembok atau bahkan bar hijau yang muncul di atas browser. Jika Anda memilih SSL yang mampu menampilkan Green Bar, pengguna Internet akan dengan mudah mengenali nama perusahaan Anda. Selain itu, mereka juga bisa mencari informasi lebih lanjut tentang sertifikat yang Anda gunakan. Keamanan website dan semua aktivitas yang ada tentu mampu membangun kepercayaan karena mereka merasa aman sehingga tidak akan lagi menghabiskan waktu untuk mencari website lain yang belum terjamin keamanannya. Anda juga bisa menanyakan kepada penyedia SSL Certificate apakah setiap jenis sertifikat mempunyai indikator yang berbeda ketika pengunjung website tidak bisa melihat ikon gembok atau bahkan Green Bar pada website Anda.